Sakit, bagian dari nikmat-Nya….
December 30, 2008
Sakit, bagian dari nikmat-Nya….
Seringkali kita mengeluh saat sakit datang menyapa. Terlebih saat banyak hal yang perlu dilakukan – tugas, paper, belajar, proyek, dll – seolah tiada harapan lagi untuk mengejarnya. Benar memang, karena sakit, kita mesti berdiam diri secara paksa, banyak istirahat, tidak bisa melakukan apa-apa.
Namun suatu ketika, Alhamdulillah, saya ingat…. Bahwa ternyata ia merupakan bagian dari nikmat-Nya. Banyak faedah yang dapat kita peroleh darinya. Bagaimana tidak! Disaat sakit tersebut, kita benar-benar merasakan kelemahan diri ini, tak berdaya. Lantas siapa kah diri kita kemarin, yang merasa penuh kuasa, penuh semangat, tanpa sedikit pun ingat akan Kuasa-Nya, lupa diri…. Bahwa atas Kuasa-Nya lah, diri ini kuasa melakukan sesuatu, atas izin-Nya lah kita bisa berkarya.
Dikala itu juga, diri ini dibawa ke alam perenungan. Ingat akan suatu masa berakhirnya hayat ini, akhir segala amal. Bekal apa yang telah dimiliki? Hanya ibadah yang kian hari tidak bertambah baik, dosa yang kian hari kian bertambah…. Astaghfirullaah hal ‘Adziim..lii wa liwaalidayya….
Maka saat itu pula, diri ini dibawa mendekat ke hadirat-Nya, hari demi hari diisi dengan dzikir dan tahmid, istigfar dan tahlil seraya terbaring memohon. Maka yakin benar apa yang telah diwasiatkan Rasul dan ulama untuk menjenguk orang yang sakit, doakan dan minta doa darinya, karena doanya adalah mustajab serta kumpulannya adalah kumpulan rahmat. Selain itu, sakit menghapus dosa-dosa kita, sebagai balasan atas kesabaran selama sakit tersebut.
Eindhoven, 2 Muharram 1430H/ 30 Des 2008M
M. Islahuddin
January 12, 2009 at 7:14 pm
aaamiin…
semoga sakit itu adalah sebuah jalan untuk menjadikan diri lebih kuat